Film coco review jujur bahasa indonesia

Film coco review jujur bahasa indonesia

Film Coco garapan studio Pixar Animation Studios dan dirilis oleh Walt Disney yang terbaru kali ini mengadaptasi dari kebudayaan Meksiko, dimana mereka akan merayakan hari kematian para leluhur dengan menyajikan makanan kesukaan mereka bersama – sama dan merayakannya bersama. Selama tidak melupakan, para leluhur akan tetap bersama. Orang Meksiko sendiri sering menyebutnya dengan “Dia de Muertos” yang artinya Hari Orang Mati. Kalau kita sebagai orang Indonesia biasanya menyebutnya dengan “nyekar” atau “berkunjung ke makam” dan setelah itu mengadakan pesta. opening yang epik dari film ini adalah menampilkan sedikit cerita Frozen dimana Elsa dan Anna merayakan tradisi natal sewaktu dahulu bersama Olaf.
 
Di Film Coco ini, banyak sekali Pesan positif tentang Orang tua terhadap Anaknya. Bahkan hingga keturunan cicit – cicitnya. Miguel (yang diperankan oleh Anthony Gonzalez) yang mempunyai mimpi menjadi Musisi besar seperti Ernesto de la Cruz (yang diperankan oleh Benjamin Bratt) harus mengubur dalam – dalam mimpinya menjadi musisi karena keturunan keluarga besarnya, sangat membenci musisi, hari – hari yang dilalui tanpa adanya musik. Setiap ada hal yang bersinggungan dengan musik, Neneknya selalu melarang.
Hal ini disebabkan karena Imelda (Orang tua dari eyang buyut) memiliki suami (Hector) yang pergi meninggalkannya dan anak satu – satunya, Coco (eyang buyut) demi karir bermusiknya. Imelda kemudian mencari nafkah dengan membuat sepatu. Dari situ kemudian bisnisnya berkembang, dilanjutkan oleh menantunya (suami Coco) sampai akhirnya harus dilanjutkan oleh Miguel. Namun, Miguel berkeinginan kuat untuk menunjukan pada keluarganya bahwa musik adalah mimpinya. Dia akan sukses seperti musisi favoritnya, Ernesto de la Cruz. Ternyata, mimpi untuk menjadi musisipun harus Miguel kubur dalam – dalam. Karena keluarga besarnya menentang. Miguel tanpa pikir panjang, melarikan diri ke pemakaman Ernesto de la Cruz untuk meminjam gitar yang akan ia gunakan untuk kontes musik.
Ketika meminjam gitar yang diambil dari pemakaman, dengan penuh semangat Miguel memetik senar dan tiba – tiba ia berada di dunia Orang mati! Miguel kemudian bertemu dengan para leluhurnya dalam wujud tengkorak. Para leluhurnya merasa terkejut karena Miguel bisa berada di dunia Orang Mati. Mereka kemudian memberi tahu bagaimana agar Miguel kembali ke kehidupannya yang di dunia manusia. Salah satu cara adalah bertemu dengan Imelda.
Setelah bertemu dengan Imelda, Miguel dibantu ke dunia manusia dengan syarat “tidak akan bermain musik”. Namun, Miguel melanggarnya. Baru dua detik ia kembali di dunia manusia, ia sudah mengambil gitar dan Boom! Miguel kembali ke dunia orang mati. Imelda geram dengan tindakan Miguel. Miguel akhirnya melarikan diri dan bertemu dengan Hector. Miguel bercerita pada Hector, bahwa ia harus bertemu dengan Ernesto de la Cruz, yang ternyata ia tahu bahwa musisi hebat adalah ayahnya. Dia salah satu harapannya agar bisa mengembalikan ke dunia Manusia dengan cara “bisa bermain musik”. Karena syarat untuk bisa kembali ke dunia manusia atas seijin keluarganya. Hector bersedia membantu Miguel tapi dengan syarat, Miguel harus meletakan foto di tempat sembahyang, agar Hector bisa bertemu dengan putri satu – satunya.
 
Di dalam perjalanannya mencari cara menuju tempat musisi Ernesto de la Cruz, Miguel dibantu menyanyi oleh Hector. Miguel tak menyangka bahwa Hector pandai memainkan gitar dan bernyanyi. Hector juga bercerita kepada Miguel bahwa ia dulunya adalah seorang pencipta lagu. Namun, ia gagal karena di tengah perjalannya ia meninggal dengan posisi tersedak sosis. Padahal, Hector dalam perjalanan untuk pulang menghampiri putri satu – satunya.
 
film coco
Film garapan Pixar yang dirilis oleh Disney selalu menuai hasil yang maksimal. Seperti film Disney sebelumnya yang kita ketahui, selalu menjadikan animasi hasil karyanya terlihat sangat menyenangkan untuk anak – anak. Alur cerita yang sesuai untuk dinikmati mampu menghibur dan memberikan kesan setelah film ini selesai ditayangkan.
 
Saya sendiri merekomendasikan film ini untuk genre Semua Umur. Untuk rating film tersendiri bisa di lihat dari IMDb 9/10. Fantastic bukan. Musik yang di hadirkan pada Film Coco ini sendiri terdengar familiar kental dengan nuansa nada meksikonya.
 
Jika kalian ingin melihat lebih lanjut tentang Film Coco ataupun animasi Disney lainnya, kalian bisa klik DISNEY.
 
Selamat menonton!