Rekomendasi sarapan pagi di toast box singapore

Rekomendasi sarapan pagi di toast box singapore

Lagi berencana jalan ke Singapura ? Ingin menghabiskan waktu di Singapura saat liburan tahun baru imlek ? Saya punya rencana jalan – jalan nikmat yang bisa kalian kunjungi tempatnya. Rencana ini, bukan jalan – jalan di suatu tempat lokasi wisata atau tempat antimainstream pada umumnya. Tempat ini adalah untuk menikmati perut kalian. Apalagi kalau bukan tempat kuliner. Sangat direkomendasikan sekali tempat ini jika kalian ingin mengajak orang tua untuk menikmati hidangan disini. Nama tempat ini adalah toast box singapore.

Toast box singapore ini, ternyata masih satu grup dengan Breadtalk Indonesia. Pemilik dari toast box singapore ini sendiri, adalah istri dari pemilik Breadtalk (George Quek) yaitu Katherine Quek. Saya baru tau, kalau ternyata toast box singapore ini, bisnisnya bermula dari food republic wisma atria. Ide ini kemudian dikembangkan oleh Nyonya Katherine Quek atas dasar gaya tradisional kopitiam (sarapan dan kopi). Konsep yang dimulai dari mempertontonkan dapur pembuatan, ternyata mampu menarik jumlah pengunjung untuk mencoba dan menikmati rasa.

Memang tidak diragukan lagi tempat toast box singapore ini selalu penuh dan antriannya panjang mengular. Apalagi setiap pagi hari. Bahkan di jam makan siangpun juga selalu penuh. Saya sih selalu mengamati gerainya setiap pulang mau kearah hotel.

Di hari ketiga, karena penasaran, akhirnya saya mendatangi toast box singapore di daerah Bugis Junction. Sebenarnya ini diluar jadwal. Tapi, karena setiap kali melewati toko toast box singapore selalu ramai, mau nggak mau harus disamperin juga, bukan cuma melirik.

Awal saya sampai di antrian belakang, saya melihat daftar menu di papan atas. Banyak sekali daftar menu yang tertera. Untungnya, terdapat simbol bintang sebagai rekomendasi paling disukai oleh pelanggan.

Baca juga : minuman wajib dicoba di solo

Lucunya, sesampai di depan kasir, saya tiba-tiba jadi gak konsen dan nge blank karena kasirnya ngomong bahasa inggris pakai campuran logat cina dan inggris. Alhasil, saya langsung bilang untuk pesan “recomended menu“, kemudian disuruh geser karena antrian sudah panjang. Karena saya bingung, mau tanya ke pegawainya juga nggak bisa (pegawainya super duper sibuk banget kerja semua), akhirnya saya putuskan untuk duduk dengan membawa nampan kosong. haha. Tapi, tiba – tiba mbak kasirnya manggil saya. “Excuseme, please dont sit. Wait for your order. We don’t serve”. Saya cuma mangguk – mangguk aja. Mbak kasir nyuruh saya cari tempat duduk, biar dia yang bawa pesanannya dalam satu nampan.

Saya noleh kanan kiri cari tempat duduk kosong. Ketemu sama tempat duduk kosong, ternyata ada handphone yang ketinggalan diatas meja. Saya kira itu meja udah ditempati sama orang, ternyata, ada orang yang pindah meja tapi handphonenya lupa di bawa. Oh, god! Untung ketemunya sama saya, handphonenya saya serahin, coba kalau sama orang yang punya niat jahat. Bisa raib itu.

Beberapa menit kemudian, mbak pelayan jalan kearah meja saya dan… voila! Ttoast box singapore siap disantap. Sebelumnya, foto dulu.

Menu andalan toast box singapore :

  1. Kopi Tarik

  2. Peanut Thick Toast

  3. Traditional Kaya Toast

First impression recomended menu di toast box singapore :

Kebetulan nih, karena saya tadi bingung antara kopi atau teh, pilihan saya jatuhkan ke teh. Kenapa teh ? karena saya suka sama teh tarik. Belum pernah cobain yang versi kopi tarik. Sayang kalau zonk rasanya.

Teh tarik

Teh tarik yang disajikan menurut saya nggak terlalu manis atau terlalu tawar. Average kalau saya rasakan. Jadi, buat yang suka rasa netral, teh tarik di toast box singapore ini wajib dicoba.

Rate : 9/10

Baca juga : jajanan khas solo wajib dicoba

Telur

telur disini saya kira telur rebus. Ternyata yang disajikan telur setengah matang. Makanya mikir kok telur dikasih mangkuk. ternyata fungsinya buat nempatin telur setengah matangnya. Berhubung saya enggak terlalu suka telur setengah matang, saya cuma makan yang bagian putih telur. Untuk kuning telurnya saya sisihkan.

Rate : 6/10

Peanut Tick Toast

Untuk rasa saus kacang oles di toastnya nendang banget menurut saya. Aroma toast panggangnya kerasa harum banget. Tekstur yang empuk dan krispi nggak salah lagi. Buat yang suka manis dan kacang. Ini menu paling wajib di beli

Rate : 8/10

Traditional Kaya toast

Kalau ingin menikmati roti tawar yang biasa dan “cari aman” kalian bisa menikmati kaya toast ini. Roti yang diisi dengan selai srikaya yang manis. Cocok kalau kalian terburu-buru dan bisa dinikmati dimanapun berada.

Rate : 8/10

tempat ini sangat rekomen banget buat dikunjungi. Untuk harga yang dipatok sekitar Sing$ 4.20 setiap satu porsi. Harga normal untuk ukuran makanan di Singapore. Dan di beberapa tempat mungkin berbeda harganya. Score untuk sarapan di toast box singapore ini adalah 4/5

Selamat mencoba!

Baca juga : rekomendasi kuliner paling diminati