Suka duka seorang personal blogger di jaman now

Suka duka seorang personal blogger di jaman now

Suka duka seornag personal blogger di jaman now apa saja sih ? Sebenernya personal blogger itu apa? Personal blogger adalah orang yang menulis tentang kehidupan kesehariannya. Baik itu secara sukarela atau bahkan berbayar. Saya jelaskan dulu. Karena, diluar sana masih banyak teman – teman dan orang di sekitar saya yang belum paham seorang personal blogger itu.

Semenjak saya memutuskan untuk resign dari dunia perbankan (dimana gajinya saat itu sangat banyak untuk berfoya – foya, hehe) Saya sering banget ngebaca blog temen – temen saya yang menjadikan blog itu adalah ladang pekerjaan amal mereka.

Bentar, kita kan lagi ngomongin pekerjaan blogger, bukan pekerjaan amal. Apa hubungannya coba ? Yap! Sini saya beritahu. Sebagai seorang blogger itu ibarat seorang dosen. Kok bisa ? Ya.. karena kita menulis di blog dengan sukarela dan “membagikan ilmu” tentang tulisan kita. Entah kita dibayar atau tidak, menulis untuk blog itu menurut saya berbagi ilmu. Yang awalnya orang tidak tahu tentang produk A jadi tahu manfaat, fungsi, kegunaan dan bla bla bla yang di tulis seorang blogger tentang produk A.

Saya mulai ngeblog itu sewaktu masih kuliah semester dua di tahun 2009. Niat ngeblog dulu karena ngelihat Diana Rikasari, Sonia Erika sama Clara Devi gemar memposting tulisan – tulisan sederhana tapi menampilkan tentang hal fashion. Pokoknya cinta banget sama mereka. Panutanku banget.

Sampai akhirnya saya juga membuat blog tentang fashion. Menggunakan platform blogspot. Sampai tahun 2015, karena diselingi kuliah – ngelab – magang – kunjungan industri – skripsi dan kerja, akhirnya blog fashion saya mati. Penyebabnya sederhana banget. Saya nggak punya akun Gmail. Wow! Padahal sebelumnya uda ada warning harus ganti gmail. Tapi saya sering masa-bodoh dan masih login dengan akun yahoo. So bad. Jadi nyesel sendiri. Kan lumayan tuh saya sudah posting banyak artikel dari tahun 2009 sampai 2015. Hiks.

Masih sambil diiringi kerja, saya buat akun blogspot yang baru lagi dengan pembuatan akun gmail. Karena di dunia kerja akun e-mail emang butuh banget.

Nah, di blog yang baru ini, saya lebih sering ngisi blog pakai curhatan emosional banget tentang perjalanan waktu saya menjomblo! Haha. Wadah curcol banget. Kapan – kapan saya ceritakan pengalaman ketemu partner saya deh!

Setelah pindah ke Jakarta (dulu kosnya masih di daerah Jakarta) browsing – browsinglah saya mengenai komunitas blogger. Soalnya pas waktu di Solo saya ikut komunitasnya. Pasti di Jakarta lebih banyak dong ya, komunitasnya. Akhirnya nemu juga komunitasnya. Satu persatu saya ikuti. Nggak berhenti di situ, saya sering ikutan workshop macem – macem tentang olahan produk IT. Maklum, bukan anak IT soalnya. Ke gramedia, yang saya tuju pertama kali buku tentang IT.

Alhasil, saya dapat job pertama kali di akhir tahun kemarin lewat e-mail. Nominal yang saya dapat juga belum besar. Di job pertama kali, disuruh menulis (pastinya) upload post Instagram dan live tweet. Nah, disini nih, saya missing buat live tweet. Karena saya newbie dan parahnya nggak tanya ke temen sebelah saya waktu acara, akhirnya saya Live video dan di share ke twitter. Duuoonkkk!! Salah kaprah dong, yaaa ? Yap! Saya deg – deg an kalau nggak akan di ikutkan lagi di next job berikutnya. Entahlah. Sampai sekarang masih menjadi misteri. Tapi semenjak itu, kayaknya saya nggak pernah dikabarin lagi buat ikutan job. Muahaha. Feeling saya sendiri, sih. Yauda, rejeki nggak akan kemana kok. Trust Allah don’t a human. Thats right ?

Sepele yaa kalau dilihat kejadian saya buat dapet job. Tapi efek kedepannya besar. Mulai sekarang, saya perlu berhati – hati banget soal job ini. Nggak boleh missing apapun. Sayang banget kalau udah di kasih kepercayaan, tapi kitanya sendiri nggak kasih kepercayaan.

Baca juga : menjadi blogger di era digital 

Jadi, menurut saya, pekerjaan seorang personal blogger itu sungguh berat banget. Berat kalau cuma dibayangin dan gak ada action sama sekali. Seperti yang saya alami ini :

Personal blogger harus bisa apa :

  • menulis

  • membuat konten menarik

  • tidak malu share di sosial media

  • aktif blogwalking

 

personal-blogger

pexels

Suka duka seorang personal blogger apa saja :

  1. Pinter bagi waktu

Bagi seorang personal blogger itu, yang paling utama adalah pintar membagi waktu. Kenapa harus ? Ya, kalau nggak bisa bagi waktu, postingan kita pasti akan kececeran dimana – mana dan nggak fokus buat tema blog kita. Yakin, deh! Memang harus rutin membuat agenda jadwal sendiri untuk menuliskan sesuatu di blog kita kalau kita memang personal blogger. Jangan sampai menunggu kita di bayar dulu, baru menulis.

  1. Belajar Coding

Ini nggak wajib harus bisa sebenernya. Cuma kalau kita paham kode – kode yang bagi orang awam simbol <html.reff=// atau yang lainnya nggak tahu, kita bakalan tahu. Meskipun nggak menyeluruh. Yang simpel – simpel saja sebenernya. Biar blog kita kelihatan rapi dan nggak berantakan. Kalau pengunjung suka dengan pandangan pertama tentang blog kita, pasti bakalan betah dengan blog kita. Apalagi kalau tulisannya itu bermanfaat banget. Sesama blogger pasti mau banget ninggalin komen ke blog kita.

  1. Belajar Menulis

Kalau ini buat yang nggak terbiasa mengolah kata. Tapi, tenang. Di jaman sekarang, banyak sekali workshop atau ototidak kita belajar sendiri tentang mengolah kata dalam tulisan. Biar lebih gregeett katanya. Semakin tulisan kita enak dibaca, semakin banyak saja orang – orang yang betah mampir dan bookmark blog kita. Ini kekuatan paling penting bagi seorang personal blogger. Ibarat KTP nya seorang personal blogger.

Baca juga : blog

  1. Sering Jalan – jalan

Kenapa mesti ? Butuh biaya banyak dong ? Ahh, nggak harus jalan – jalan itu jauh. Deket – deket saja juga boleh kok. Di taman, museum, mall atau tempat lain yang nyaman buat kalian. Biar dapet ide kalau kita jalan – jalan keluar rumah. Sambil jemput anak juga kita pasti bakal dapet ide, meskipun nggak jelas idenya, setidaknya ada gambaran yang terlintas.

  1. Rela Investasi uang

Ini paling berat banget sebenernya. Beberapa personal blogger yang memang menginginkan pekerjaan yang nggak tanggung – tanggung, pasti rela kok ngeluarin krocek uang sedikit lebih banyak untuk membeli domain atau self hosting. Bagi klien yang ingin bekerja sama dengan seorang personal blogger, pastinya akan memilih personal blogger yang memiliki domain berbayar. Terkesan kita serius menekuni dunia perblogingan dan terpercaya.

  1. Belajar Fotografi

Penting nggak penting sih ini sebenernya. Meskipun kita nggak bisa menampilkan banyak sekali foto pribadi, kita bisa menggunakan foto gratis yang telah disediakan oleh beberapa platform yang bisa kita gunakan dengan bebas. Tapi, beberapa orang ada yang lebih senang mendalami fotografi. Katanya biar pengunjung mampu memvisualkan apa yang diceritakan oleh personal blogger.

  1. Menjalin komunikasi

Ini alternative paling terakhir. Soalnya, belum tentu semua orang bisa menjalin komunikasi dengan baik. Karena, kebanyakan seorang personal blogger itu katanya “orang introvert”. Jadi, menjalin komunikasinya seorang personal blogger dengan cara lewat komunitas. Supaya ada yang menjembatani komunikasinya. Entah untuk berbagi ilmu, bertukar pendapat bahkan saling  berbagi job. Kita bisa dengan mudah menjalin komunikasi melalui platform sosial media yang sekarang sudah banyak terkoneksinya. Jadi, makin mudah saja untuk berkomunikasi, bukan ? nggak ada alasan lagi.

Itu menurut saya suka duka seorang personal blogger yang memang harus dijalani. Banyak kan ternyata ? nggak seperti kata orang – orang yang katanya seorang personal blogger itu enak. Kerjanya cuma hahahihi. Hmm.. memang ada betulnya. Tapi, kebanyakan nggaknya. Karena kita dituntut untuk selalu belajar dan belajar. Apalagi kalau tulisan kita terpaku pada urutan Google atau sistem Google berubah. Bisa makin nggak bisa tidur buat belajar J

Kalau menurut kalian, suka duka seorang personal blogger bagaimana ?